Archive for the ‘Religion’ Category

Sebuah complimentary dari seorang customer yang baik hati

Friday, January 2nd, 2009

 

from detik.com

from detik.com

Sebelumnya saya mengucapkan terima kasih atas complimentarynya yang saya kira adalah sebuah komplain buat saya:) Terimakasih atas kepercayaan para Customers, walau bagaimanapun tetap banyak kekurangan dan juga kelebihan dari kita seorang Manusia. Bagaimana sekarang hati nurani kita yang berbicara, apakah hati nurani kita sudah berdebu maka bersihkanlah, dan saya bersyukur dengan mereka yang mempunyai hati nurani yang bercahaya dan selalu dijaga kebersihannya dari debu tersebut. Berdebukan hati kita? lihatlah dan bersihkan apabila itu masih bisa dibersihkan. Sukses selalu! :) terimakasih.

Jumat, 02/01/2009 16:18 WIB

Menunggu Harddisk di iBox untuk Claim Warranty 
Roy Gozzal - suaraPembaca

Jakarta - Bersama ini saya ingin berbagi pengalaman baik yang saya dapatkan di iBox Puri Imperium di Jakarta. Sebagai pemakai MacBook yang terbilang sangat baru saya memiliki permasalahan dengan MacBook saya. Lalu, saya sempatkan datang ke iBox Puri Imperium sebagai salah satu authorized dealer. 

Pertama saya memasuki ruangan waktu itu jam 09.30 pagi. Saya merasakan sambutan yang cukup baik dan ramah dari para pegawai di iBox Puri ini dan yang paling saya suka adalah pelayanan dari Team Service-nya di mana waktu itu saya dilayani oleh dua orang yang masing masing bernama Abdul Razak dan Hady (yang satu ini saya lupa nama lengkapnya). 

Mereka membantu saya dengan sangat sabar dan ‘telaten’ sehingga membuat saya sangat bersemangat menanyakan semua hal yang berkaitan dengan MaxBook saya ini. Hal yang paling menyenangkan saya adalah kedua Bapak ini membantu saya dengan memberikan banyak option pilihan yang sangat saya butuhkan pada saat MacBook saya rusak.

Singkat kata seluruh permasalahan saya dapat diselesaikan dengan baik. Saat ini saya masih menunggu harddisk saya untuk di-claim warranty. 

Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada iBox Puri Imperium. Terutama kepada kedua bapak yang membantu saya. Untuk Apple Indonesia mungkin dapat dicari lagi “Copy” dari kedua bapak ini untuk ditaruh di dealer-dealer lainnya.

Salam,
Roy Gozzal
New Macbook Pro 15′
Jl MT Haryono Gang PLN Blok D No 1 B Balikpapan
r_gozzal@yahoo.com
0811559615

(msh/msh)

iAtzan Software for iPhone&iPod Touch

Thursday, January 31st, 2008

Iathanscreen
Bagi rekan dan kawan kawan sesama muslim yang ingin memasuki aplikasi software iAtzan/waktu Adzan untuk piranti iPhone dan iPod Touch-nya, bisa mendownloadnya di situs ini:
http://www.guidedways.com/mobile/iathan/download_iathan.php?ref=iph

Disitus ini masih banyak yang ditawarkan lagi selain software untuk iAzan khususnya bagi kaum muslim. Semoga bermanfaat.

Wassalam,
Razakmac

Menyantuni Anak Yatim.

Friday, July 15th, 2005

Cerita atau artikel yg saya ambil dari milis daarut-tauhid.
Salah satu artikel yang menurut saya sangat berharga apabila dibaca,dan tidak dibiarkan begitu saja disimpan didalam inbox emailku. I will share that article with you guys:)

MENYANTUNI ANAK YATIM
SEDEKAH YANG BESAR PAHALANYA

Di kota Basrah, Irak, pernah hidup seorang laki-laki yang senantiasa
menghabiskan hari-harinya dengan meneggak minuman keras. Berulangkali
sudah para tetangga mengingatkan ia supaya meninggalkan kebiasaan ber
mabuk-mabukan. Namun tidak sekalipun digubrisnya. Akibat kebiasaan
yang tidak terpuji itu, ia hidup terkucil. Begitupula keadaannya waktu
laki-laki tersebut meninggal dunia, tidak seorangpun yang bersedia
mengurus jenasahnya.

Terpaksa hanya istri laki-laki itu yang mengurus jenasahnya.
Usai memandikan dan mengkafani, si istri mencari orang-orang yang bersedia
menshalati jenasah suaminya. Namun tidak seorangpun yang bersedia.
Ditengah keputusasaannya, datanglah seorang ulama zuhud berniat
menshalatinya. Kejadian tersebut, tentu saja menggemparkan masyarakat
setempat.
“Mengapa ulama yang zahid itu sudi menshalatinya?” tanya salah seorang
penduduk.
“Mungkin dia tidak tahu, bahwa semasa hidupnya simayat suka mabuk
mabukan,”jawab yang lain.
“Atau, mungkin juga karena rasa kasian melihat tidak seorangpun
diantara kita yang sudi mengurusnya,” reka yang lain lagi.

Mendengar komentar-komentar penduduk itu, sang ulama segera memberikan
penjelasan.
“Di dalam tidurku semalam, aku bermimpi mendapat perintah ke tempat ini.
Mendatangi jenasah seorang laki-laki yang hanya ditemani istrinya. Aku
juga diperintahkan menshalatinya, karena dosa-dosa si mayat selama
hidupnya telah diampuni oleh-Nya.”

Mendengar penuturan ulama yang zahid itu, semua orang tercenggang keheranan.
Mereka saling berpandangan. Tatap mata mereka, tampaknya bertanya-tanya.
Amal kebajikan apakah yang dimiliki oleh si mayat sehingga diampuni dosa
dosanya, pikir mereka. Rasa penasaran mereka kemudian terjawab ketika sang
ulama berdialog dengan istri si mayat.
“Kebaikan apakah yang banyak diperbuat suamimu semasa hidupnya?” tanya sang
ulama. “tidak ada,”istri almarhum menggeleng. “Setiap hari aku menyaksikan
mabuk-mabukan.”
“Subhanallah,” komentar sang ulama. “Cobalah kau ingat-ingat, barangkali ia
memiliki amal kebaikan.”
“Demi Tuhan tidak ada. Hanya saja kalau dia sadar dari mabuknya disaat waktu
shalat Subuh, ia segera berganti pakaian lalu mengambil wudlu dan shalat
berjamaah. Setelah itu kembali kepada kegemarannya menenggak arak.”
Sang ulama masih terdiam mendengarkan. Begitu juga penduduk setempat.
“Dan ketika sadar di tengah keasyikannya menenggak arak,” kisah istri
almarhum lagi. “Ia menangis sambil menyesali diri: Ya Tuhanku, dimanakah
sudut Neraka Jahanam. Apakah Engkau akan mengisi Jahanam dengan dosa-dosaku
ini?. Begitu ia sering menyesali diri.”
“Selain itu?”
“Rumah kami tak pernah sepi dari anak-anak yatim yang ia asuh dan sayangi
melebihi anaknya sendiri.”

Sang Ulama mengangguk-angguk lantas menshalatinya. Para penduduk tetangga
almarhum akhirnya tergugah untuk menshalatinya juga.

(Disadur dari buku : Sedekah Membuka Pintu Surga oleh Syamsul Rijal Hamid,
Hal 90 - 92)